Senjata Air SoftgunMIRIP SENJATA ASLI

Airsoft gun adalah mainan replika senjata yang berukuran hampir sama dengan jenis senjata aslinya. Mainan replika airsoft gun mengadopsi beragam jenis senjata-senjata yang ada di dunia, baik dari jenis pistol, revolver, submachine gun, assault rifle, sniper rifle, shotgun sampai bazooka.

Pada awalnya, adalah senjata yang tidak dapat digunakan atau hanya tiruan belaka, bahkan ukurannyapun beragam, waktu itu sepertinya kurang tepat juga untuk dapat dikatakan sebagai replika/tiruan. Baik dari bentuk, ukuran, berat maupun fungsi. Dalam perkembangannya, airsoft berkembang hingga dapat meniru bentuk dan tekstur aslinya, dan juga memiliki ukuran yang identik (1:1) dengan senjata api sebenarnya. Senjata mainan ini terbuat dari plastik kualitas tinggi. Selanjutnya berkembang senjata mainan yang dibuat menggunakan bahan ABS Resin/ABS Plastics dan juga menggabungkan asesoris dan part dari bahan logam. Bahkan, senjata mainan jenis terakhir telah tersedia dalam bentuk dan fitur yang full metal!! Senjata mainan ini mulai dapat memuntahkan proyektil peluru tiruan yang terbuat dari plastik berukuran 6mm. Berbentuk bulat, dan memiliki berat mulai dari .10gr s/d .45gr. Peluru .10gr banyak digunakan pada senjata mainan type lama yang memiliki tenaga (power) yang kecil, sedangkan type peluru .10gr s/d .25gr adalah peluru yang lazim digunakan dengan senjata mainan yang beredar sampai saat tulisan ini dibuat. Type peluru .30gr s/d .45gr biasanya terbuat dari material plastik khusus atau logam, biasanya digunakan pada senjata mainan yang telah dimodifikasi/di-upgrade.

Walaupun termasuk kategori mainan, airsoft gun juga mampu memuntahkan peluru plastik bulat berukuran 6mm (biasa disebut bb) baik secara satu persatu (single action), semi otomatis maupun full automatic. Bahkan untuk jenis tertentu bisa digunakan BB alumunium, besi atau tembaga.

Dengan mekanisme internal airsoft gun, bentuk dan material BB, energi yang dihasilkan dan jarak jangkaunya yang relatif pendek,mainan airsoft gun ini hanya mampu menghasilkan memar merah jika terkena pada bagian tubuh. Tentu saja hal ini bisa berbeda ketika mengenai bagian mata atau muka dari jarak dekat. Hal ini tentu saja dapat mengakibatkan cedera serius pada pengguna yang terkena. Jangankan airsoft gun, sebuah garpu‐pun kalau disalahgunakan dapat mengakibatkan cedera serius. Untuk menghindari penyalahgunaan tersebut, AirsoftLand, melalui perusahaan importirnya, yang juga merupakan importir senjata api resmi di Indonesia, telah melalui serangkaian ujicoba di MABES POLRI untuk menguji airsoft gun ini. Airsoft Gun telah dikategorikan sebagai mainan dengan peruntukkan untuk koleksi dan olahraga saja dengan batasan‐batasan terhadap kepemilikannya.

JENIS-JENIS AIR SOFTGUN

Pada dasarnya, airsoft gun digerakkan oleh hembusan udara yang dihasilkan oleh piston yang digerakkan oleh pengokang pada jenis spring gun (SPG), oleh motor yang digerakkan oleh baterai pada  jenis electric gun (EG: Electric Gun/AEG:Automatic Electric Gun) atau hembusan gas (freon) pada jenis  Gas Blowback Gun (GBB). Hembusan udara tersebut, memutar bb bulat berukuran 6mm dalam laras airsoft gun agar laju BB tersebut bisa semakin akurat. Fasilitas ini dinamakan fasilitas Hop‐Up, yang sudah banyak diadaptasi oleh mainan airsoft gun dewasa ini.

Seperti dijelaskan pada uraian diatas, sistim penggerak pada airsoft gun membaginya menjadi 3 (tiga)

kategori, yaitu;

  • • Spring Gun (SPG) – Penggerak dengan menggunakan sistim pegas/per.
  • • Gas Blowback Gun (GBB) – Penggerak dengan menggunakan sistim gas, dan
  • • Automatic Electric Gun (AEG) atau Electric Gun (EG) Penggerak dengan menggunakan

sistim motor yang digerakkan oleh baterai.

Mekanisme spring (pegas/per) biasanya diterapkan pada model‐model airsoft gun jenis awal yang banyak diadaptasi pada mainan jenis pistol. Dengan menarik slide‐nya, otomatis Anda mengokang pistol tersebut. Anda harus mengokang kembali pistol Anda jika Anda hendak menembakkannya kembali. Beberapa jenis pistol spring antara lain dari type Glock 17, Sig P228, Colt GM MKIV/70, H&K, P7, dll. Mekanisme jenis ini juga banyak diadaptasi untuk jenis bolt action rifle, seperti jenis APS2, M24 Police Sniper, M82 Barret, M1 Carbine, dan lain-lain.

Jenis berikutnya adalah jenis Gas Blowback. Seperti namanya, jenis ini menggunakan gas untuk menghembuskan gas jenis freon (HFC 134/R22) yang akan meniupkan bb 6mm tersebut. Kelebihan jenis ini adalah efek hentakan (recoil) atau blowback yang ditimbulkannya bagi banyak penggemar menghasilkan sensasi yang tersendiri dibandingkan jenis lainnya. Jenis GBB ini merupakan type airsoft gun paling populer karena banyak diterapkan pada jenis replica senjata laras pendek (pistol). Jenis yang diproduksipun ratusan jumlahnya, replika dari senjata terkenal seperti Colt SAA, Deringer, S&W M249, Colt 1911‐A1, Glock 17, Glock 26, Sig Sauer P226, Walther PPK/S, Walther P99, UZI, M11 Ingram, HK‐MP5 (inset) dan masih banyak lagi.

Jenis terkini yang juga sangat popular adalah jenis Electric Gun. Disebut electric gun karena  ekanisme pendorong tenaganya digerakkan oleh motor (dynamo) yang digerakkan oleh tenaga baterai yang mendorong piston untuk bergerak maju/mundur menghembuskan BB 6mm agar segera meluncur di dalam laras.

Jenis electric gun sendiri terbagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu; EG (Electric Gun) yang tidak  enghasilkan fungsi full automatic pada senjata yang mengusung sistim tersebut dan AEG Automatic Electric Gun) yang mampu memberondongkan ratusan peluru secara full automatic.  Type EG banyak diadaptasi oleh jenis pistol, dan digerakkan oleh 4 (empat) buah batere AAA dan sebuah dynamo kecil saja. Jadi, jika Anda mengharapkan sensasi tertentu dari jenis ini, silakan kecewa. Karena jenis ini tidak se‐reliable kakaknya dari jenis AEG. Dessert Eagle, Beretta M92FS, merupakan contoh dari seri electric gun (EG) ini.

PRODUSEN AIR SOFTGUN

Rata‐rata airsoft gun diproduksi oleh produsen dari Jepang. Fabrikan‐fabrikan airsoft terkemuka seperti Tokyo Marui, KSC, Maruzen, TOP, Hudson, dll dan juga beragam produsen aksesoris/custom shop seperti First Factory, Noda‐ya, Sheriff, PDI seakan saling berlomba  menciptakan/memproduksi beragam jenis replika senjata airsoft gun dengan kualitas yang terjaga.

Taiwan menempati posisi kedua dalam memproduksi airsoft‐gun, seperti misalnya KJW, KWC, dan lain-lain. Belakangan China juga mulai memproduksi airsoft‐gun, harganya jauh dibawah produk Jepang dan Taiwan, namun kualitasnya belum sebaik kedua Negara produsen  pendahulunya. Bagi pemula dengan kantong pas‐pasan, produk China dapat menjadi pilihan.  disamping itu, dapat dimodifikasi apabila punya budget lebih suatu ketika.

CARA MEMILIKI

Kepemilikan airsoft gun diizinkan dengan peraturan pembatasan umur (18+), pendataan pemilik, dan disertai surat keterangan yang memuat peraturan yang tidak memperkenankan mainan ini untuk dibawa‐bawa. Peraturan tersebut penting untuk ditaati agar tidak terjadi penyalahgunaan dari peruntukan kepemilikan mainan airsoft gun itu sendiri. Kepemilikan tidak resmi, seperti pembelian pada  importir/pedagang tidak resmi dapat menimbulkan dampak negatif jika terjadi penyalahgunaan dari airsoft gun ini, yang tentu saja pada akhirnya nanti akan merugikan para pengguna/hobbyist airsoft itu sendiri. Pembelian airsoft gun wajib menyertakan fotokopi KTP/SIM yang masih berlaku. Pas foto 2×3 sebanyak 4 (empat) lembar. Mengisi dan menandatangani formulir pemilikan.

(Dari berbagai sumber )