Jika anda memiliki perusahaan kecil menengah , tentu saja dalam skala legalitas biaya dan hal lainya akan menjadi hambatan dalam bidang bisnis anda, karena membayar lisensi untuk semua jenis software yang anda gunakan tentu saja akan menyakitkan keungan perusahaan anda.

Berikut ini adalah guideline bagi anda yang ingin dengan sukses melakukan migrasi ke ke Linux OS dan menyeragamkan semua pengguna komputer anda untuk menggunakan Linux, tampa adanya hambatan.

1. Kelebihan menggunakan Linux

Beberapa hal positif yang dapat anda manfaatkan jika menggunakan linux adalah:

  • Perusahaan anda akan menghemat dan memperkecil sumberdaya IT, Memperkecil penggunaan biaya lisensi dan memperkecil penggunaan hardware dengan spesifikasi tinggi.
    • Sumberdaya IT, Hal ini tentu saja akan berpengaruh, jika anda hanya memiliki beberapa pegawai IT yang terbatas namun permanen, anda dapat memfokuskan mereka untuk mengembangkan Linux.
  • IT Department tentunya akan mengami pengurangan waktu penyelesaian masalah seperti Virus, Spyware misalnya, dan juga open-source Linux akan memudahkan IT department untuk mengontrol software yang akan digunakan.
  • Para staff dan pekerja di perusahaan anda akan memiliki komputer yang lebih cepat dan tidak banyak masalah teknis, sehingga nantinya akan meningkatkan efisiensi kerja.

2. Strategi migrasi Linux

Sebagai langkah awal, ketika anda ingin mulai memigrasi seluruh sistem dan komponen komputer anda menggunakan Linux, hal yang anda perlukan adalah “perencanaan” buatlah time line perencanaan anda dengan baik, lalu cek informasi hardware dan software umum yang telah anda gunakan pada komputer di perusahaan anda.

2.1 Perencanaan

Dengan membuat list perencanaan maka anda akan memiliki jadwal yang terstruktur mengenai program migrasi ke linux anda.

2.1.1 List Hardware yang anda gunakan

Membuat list ini sangat bergantung dari seberapa besar jumlah komputer yang anda miliki didalam perusahaan anda, dengan demikian anda harus meng estimasi berapa banyak waktu yang diperlukan untuk mengidentifikasi hardware tersebut, dan memeriksa kompabilitas nya dengan Linux dan ketersediaan drivernya.

2.1.1.1 Check hardware driver

Hampir semua manufacturer sudah mensupport Linux secara resmi, namun beberapa hardware terbaru keberadaan drivernya masih belum cepat tersedia dibandingkan Windows, maka dari itu, pastikan ketersediaan driver anda sudah dapat didukung oleh Linux sepenuhnya.

2.1.1.2 Perlu anda ketahui mengenai hardware:

  • Beberapa perusahaan yang secara resmi mendukung linux secara resmi ialah HP, NVIDIA, ATI, Intel dan Dell.
  • Kebanyakan dari hardware ini tidak memiliki support yang resmi.
  • Keberadaan hardware yang baru mungkin lebih lambat ketersediaan drivernya dibandingkan dengan yang lama di pasaran.

Sehingga:

  • Pada tahapan ini, anda harus membeli hardware yang hanya akan bekerja di Linux. Jangan ragu untuk menanyakanya ke manufacturer sebelum anda membeli hardware mereka mengenai dukungan terhadap Linux OS, dan tunjukan kalau anda sangat memperhatikan Linux untuk hardware anda.
  • Periksa semua hardware yang anda miliki sekarang. Anda dapat memeriksanya melalui  http://www.google.com/linux ataupun anda dapat menjalankan live distribution untuk memeriksa apakah semua komponen terdeteksi dengan baik. Live CD terisi dengan Linux system yang cukup lengkap dan akan berjalan pada komputer RAM tampa harus menginstall dirinya ke hard drive ataupun tidak akan merubah sesuatu di system anda. Live system juga akan berjalan lebih lambat, namun jangan khawatir fungsinya hanyalah untuk melakukan test pada hardware anda.
  • Beberapa hardware khusus seperti backup tape akan bekerja dengan cara yang berbeda daripada di Window. Periksalah mengenai hal ini di Internet untuk mencari tahu cara kerjanya.

2.1.1.3 Memasang hardware baru

  • Kebanyakan hardware yang ada dapat berjalan secara langsung. Anda tidak perlu menginstall apapun untuk membuatnya berjalan.
  • Untuk hal lain, anda membutuhkan guide tertentu untuk menginstall hardware berdasarkan situasi dan ketersediaan hardware yang ada misalnya ketika anda ingin menginstall printer baru
  • Yang terakhir untuk jenis hardware yang tidak dapat terdeteksi secara langsung maka anda membutuhkan cara khusus untuk menginstall hardware ini misalnya dengan cara mengcompile dan menginstall driver dengan anda sendiri secara manual. Biasanya ini terjadi pada hardware yang baru keluar dari pasaran beberapa bulan dengan dukungan Linux yang buruk. Biasanya anda akan menemukan instruksi untuk menginstall device tersebut dengan mencarinya di Internet.

2.1.2 List Software (non-kostumasi)  yang digunakan

Hal ini perlu anda lakukan, yaitu membuat list mengenai software apa saja yang digunakan dalam windows khususnya program program yang non kostumasi. Cara terbaiknya adalah dengan membaginya menjadi 2 kategori misalnya “user program” (Internet Explorer, Access) dan “service” (Exchange mail server, IIS).

Mungkin anda tidak akan menemukan pengganti yang benar benar full untuk semua program yang ada di Windows namun setidaknya Linux memiliki beberapa program yang selalu equivalent atau mirip dengan original program yang berjalan pada Windows. Dengan begitu anda akan melihat lebih jelas manfaat dari program Linux, dan juga kekuranganya. Anda harus memikirkan dan memastikan apakah software ini dapat memenuhi kebutuhan staff anda.

2.1.2.1 User program

Kebanyakan user pastinya membutuhkan Web browser, email client dan kebutuhan akan aplikasi office.

  • Web browser akan menggunakan Firefox
  • Email client akan menggunakan Thunderbird
  • Office suite akan digantikan dengan Open Office
  • Photoshop digantikan dengan Gimp

Setidaknya dengan 4 program tersebut, sudah hampir dari 50% tugas pekerjaan kantor seharusnya sudah memenuhi syarat untuk digunakan oleh para karyawan anda. Anda juga dapat mencari pada listing pengganti Windows untuk Linux program anda melalui Internet. (Contoh software equivalent dengan Windows dan tabel equivalensi Linux).

Distribusi Linux Desktop

Untuk memilih Distribusi linux desktop yang sesuai untuk anda mungkin anda perlu mencobanya satu persatu, namun beberapa yang cukup terkenal ada Ubuntu, Fedora Core, Mandriva ataupun Opensuse.

2.1.2.2 Services

Untuk  Linux service sudah jelas Linux memiliki fasilitas service yang lebih canggih dari Windows. perbedaanya hanya terletak pada jika Linux anda harus mengkonfigurasi setiap jenis service ingin anda gunakan dan tentu saja anda tidak dapat berharap penuh dengan graphical interface. Namun tidak menutup kemungkinan jika anda mendambakan graphical configuration tool, Linux juga dapat mengintegrasikanya dengan webmin misalnya.

Beberapa service yang tersedia dan umum di Linux dan biasanya sudah dipakai oleh banyak perusahaan adalah:

  • Mysql, postgres atau sqlite untuk database
  • Apache, lighthttpd atau nginx untuk web server
  • Postfix, exim, qmail untuk email server

Masih banyak listing lainya yang tersedia di Internet dan anda dapat melihat tabel equivalensi software di Linux.

Distribusi Linux Server

Sedangkan untuk server, mungkin saat ini pilihan server yang sudah teruji tingkat keamanan dan kestabilanya untuk penggunaan server mungkin Debian atau CentOS dapat bekerja untuk anda.

Memanfaatkan Linux dengan distro komersial

Jika anda lebih menginginkan sang expert linux untuk menghandle server anda dan mendapatkan support khusus mengenai server yang anda gunakan seperti fasilitas:

  • Support resmi melalui email atau telefon
  • Proses upgrade yang lebih aman

Jika anda menginginkan desktop user yang penuh dengan support maka anda dapat mencoba solusi dari Suse entreprise. dan juga, jika anda menginginkan support khusus hanya untuk server, maka RedHat enterprise jauh lebih baik.

2.1.2.3 Bagaimana jika tidak  ada software yang Equivalen ?

Jika anda tidak dapat menemukan program yang equivalen, maka masih ada beberapa opsi yang dapat meneruskan proyek anda ini menuju sukses besar diantaranya adalah:

  • Jika program tersebut bukanlah sebuah service, anda dapat menggunakan Wine untuk menjalankanya.
  • Jika program tersebut adalah sebuah service dan tidak dapat berjalan pada Wine, isolasi program tersebut pada Windows computer dan akses program tersebut melalui rdesktop. Sehingga Window ini haruslah terhubung dengan network dan tidak ada siapapun yang memiliki akses fisik ke kemputer ini, karena komputer ini akan melakukan sharing menggunakan rdesktop.Dengan demikian anda hanya akan memiliki sebuah Windows computer bersama dengan software yang tidak dapat anda migrasikan ke Linux, dan siapapun yang membutuhkan software ini akan memiliki akses melalui komputer ini.
  • Anda juga dapat menggunakan solusi virtual machine seperti vmware atau virtualbox.

2.1.3 List Software (kostumasi)  yang digunakan

Selain itu anda juga harus me list semua software yang sifatnya di custom, selama anda menggunakan Windows (Contoh custom program ini misalnya program Access ataupun Visual Basic program). Menggunakan program kustomasi sangatlah memungkinkan bagi perusahaan anda untuk melakukan hal hal yang bersifat khusus, strageinya adalah dengan membagi program ini menjadi 2 kategori yang bergantung dengan jenis bahasa programming yang digunakan untuk membangun software ini yaitu cross platform dan non cross platform.

Pada tahapan ini, anda mesti berhati hati dan jangan terburu buru untuk mnecari solusi nya agar proses migrasi cepat selesai, jika semua program tidak dapat langsung diganti sekarang, maka anda membutuhkan waktu paralel untuk mempersiapkan program tersebut untuk berjalan pada platform Linux hingga pada waktunya. pada dasarnya semua program haruslah di update, misalnya anda beralih menggunakan office 2010, maka dari itu beberapa komponen software lainya juga tentu saja mesti diupdate, untuk itu, ini akan menjadi celah baru untuk mengalihkan budget anda untuk mengembangkan program anda untuk dapat berjalan di linux.

Dan pada tahapan ini, dalam setiap development software pastikan semua program dapat berjalan dengan menggunakan bahasa pemrogramana cross platform.

2.1.3.1 Cross platform customized software

Beberapa bahasa pemrograman yang dapat berjalan pada semua jenis operating system terdiri dari  Java, Python, PHP dan lainya. Jika program yang anda gunakan bersifat cross platform maka sudah tentu kompabilitas dengan Linux tidak perlu dipertanyakan lagi.

2.1.3.2 Non cross platform customized software

Beberapa program yang menggunakan not cross platform (seperti Visual Basic, Visual Basic for Applications, dll). Anda harus menggunakan Wine untuk membuatnya berjalan ataupun meletakan program ini pada PC Windows dan diakses secara bersama dengan menggunakan rdesktop.

2. Proses Migrasi Linux

Jika semua persiapan dan teorinya telah siap, maka langkah berikutnya adalah melakukan implementasi, ingat jangan terburu buru dengan proses implementasi.

NOTE: Biasanya, staff yang bekerja di perusahaan anda hanya menginginkan kalau tugas mereka telah selesai dengan baik. Jadi ada baiknya jika anda mulai melakukan migrasi ini pada tanggal dimana mereka tidak sedang sibuk.

2.1 IT Team menjadi pelopornya Linux

Hal yang pertama untuk melakukan implementasi ini adalah IT team, IT akan melakukan implementasi untuk group mereka sendiri terlebih dahulu. Sehingga IT akan menjadi group pertama yang akan menggunakan Linux. dan pastikan mereka sudah bekerja dengan menggunakan Linux secepatnya, hingga semuanya merasa nyaman menggunakan OS ini, dan jika salah satu team tidak mengetahui bagaimana cara menggunakanya mereka harus diajarkan terlebih dahulu.

Dari pandangan praktis IT, para IT team sudah sewajarnya dapat mempelajari  IT skill oleh mereka sendiri.

2.2 Linux untuk Staff/User

Ini adalah bagian yang paling sulit yang ada pada fase ini, dimana kita menginginkan agar staff kita dapat berkerja dengan menggunakan Linux secepatnya, dan perlu anda ketahui kalau user pastinya nanti akan Komplain karena apa yang mereka lihat sekarang berbeda, pada fase ini anda akan membuat perubahan yang drastis dan mereka harus mulai belajar beradaptasi dengan hal ini. Untuk itu pastikan mereka akan mengetahui kalau:

  • Proses ini tidak memaksa dan tidak menekan mereka (setidaknya untuk permulaan).
  • Pastikan kalau ini akan bagus untuk user. Karena mereka akan menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dan bekerja dengan lebih baik.
  • IT akan membantu tugas mereka jika kesulitan. User akan menjadi prioritas tinggi saat fase migrasi ini. Jika sesseorang membutuhkan bantuan, IT harus dengan cepat merespon.
  • Linux akan sangat mudah (anda tidak perlu lagi mengadministrasi PC mereka, hanya tinggal install setting dan biarkan).

3. Fase Migrasi Linux

Pada dasarnya fase migrasi ke Linux membutuhkan 4 tingkatan proses, dimana proses ini membtuhkan estimasi waktu yang tepat berdasarkan budaya ruang lingkup kerja, sehinga IT team sudah sewajarnya dapat mengkalkulasi budaya kerja perusahaan dan waktu yang dibutuhkan untuk beradaptasi agar semua staff mulai menggunakan Linux, sehingga dengan demikian, proses perencaan, budget dan biaya tepat guna.

3.1 Install Linux software pada PC windows.

Pada fase ini, anda harus mulai menginstall software Linux yang akan digunakan user di PC Windows user Misalnya menggantikan semua browser menjadi Firefox dan Open Office. Install lah software ini pada PC Windows system.

Anda harus mulai memberitahukan ke semua user kalau software inilah yang akan digunakan untuk di masa mendatang di perusahaan ini. Software yang ada saat ini akan dihapuskan. Jika mereka dalam keadaan urgensi, biarkan mereka menggunakan software yang lama namun install juga software baru ini. Dan anda juga harus menjelaskan bagaimana software ini bekerja. Anda tidak perlu menjelaskan dengan detail, anda hanya perlu menjelaskanya dengan simpel, dan jika mereka menemui masalah maka IT harus selalu siap sedia membantu.

Proses migrasi ini harus dilaksanakan untuk semua komputer di peruashaan anda, Jangan menginstall terlalu banyak komputer dalam periode waktu yang singkat, karena anda akan di gabungkan oleh banyak pertanyaan user sekaligus,  yang nantinya mereka yang mengetahuinya akan menunggu dan merasa tidak senang.

Fase ini akan memakan waktu yang cukup lama, dan pastikan semua user sudah merasa nyaman dengan software baru ini. Jika mereka sudah siap, maka anda bisa berjalan ke fase berikutnya.

3.2 Install Linux software (tambahan) pada PC Windows dan hapus software lama secara menyeluruh

Pada fase ini anda harus  mulai meng uninstall software software lama anda ataupun menonaktifkan fungsi dari software tersebut, misalnya start hapus Internet Explorer dari user. Pada fase ini pastikan semua user merasa nyaman dengan keberadaan software baru dan meninggalkan software lama anda dan anda dapat berjalan ke fase berikutnya jika ini sudah tercapai.

3.3 Mulai hapus Windows operating system dan install Linux

Pada fase ini, anda akan menginstall Linux, Kebanyakan aplikasi yang digunakan tentu saja sudah familiar untuk banyak user, jadi mereka tidak akan merasa bermasalah jika menggunakan OS ini.

3.3.1 Tanya siapa yang ingin menjadi pertama ?

Dalam setiap perusahaan pastinya ada staff yang menginginkan hal yang baru dan mencoba sesuatu yang baru. Pastikan staf yang berjenis seperti ini sudah menggunakan Linux terlebih dahuli. Pada fase ini mengsinstall beberapa komputer di setiap bagian menjadi sangat penting dan yang terpenting lagi, Jumlah IT anda mampu mengkover dan membantu mereka ketika mereka ingin menanyakan sesuatu dan anda harus dengan cepat menyelesaikan masalah ini setidaknya minimal dalam masa 1 minggu. Lalu jika user pertama tersebut sudah merasa puas menggunakan OS ini maka anda secara bertahap mulai menginstall semua komputer dikantor anda. Anda juga bisa memilih siapa PC berikutnya yang akan dimigrasi, ataupun menerima respon dari staff yang merekuest untuk didahulukan migrasi PC nya.

Kehadiran staff yang sudah menginstall linux akan mengundang user lain untuk migrasikan komputer mereka juga. Dengan begini, staff anda akan belajar sendiri dan melakukan knowledge transfer dari pendahulu pendahulu user linux sebelumnya, dan mereka juga akan berkembang dan terbiasa dengan sendirinya, tampa harus melakukan training yang signifikan memakan biaya, sehingga tugas pekerjaan IT anda sudah terbantu dengan baik.

3.4 Buat dokumentasi secara menyeluruh mengenai apa yang terjadi selama migrasi.

Membuat dokumentasi tentang progress selama proses migrasi berjalan adalah langkah akhir yang sangat penting untuk kita terapkan, dalam fase ini, kita akan me list semua permasalahan permasalahan user, dan menyimpan nya dalam katalog kita baik secara offline dan online.

Sumber : teknoinfo.web.id